M. Adil Muktafa: Merangkai Jejak, Membangun Rumah untuk Semua Kader

M. Adil Muktafa: Merangkai Jejak, Membangun Rumah untuk Semua Kader

M. Adil Muktafa adalah sosok pemimpin muda yang telah membuktikan komitmennya dalam merangkai jejak kaderisasi dan menciptakan rumah bagi seluruh kader HMI. Sejak awal bergabung di HMI, Adil selalu meyakini bahwa organisasi ini bukan hanya wadah kegiatan, tetapi ruang pengabdian dan pembentukan karakter generasi muda.

Pada tahun 2015, ketika masih duduk sebagai mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Adil bersama beberapa kader muda mulai merumuskan mimpi besar HMI di lingkungan kampus. Mereka berbicara serius tentang pentingnya memperluas jangkauan kaderisasi dan membuka ruang seluas-luasnya agar setiap mahasiswa bisa belajar, berkontribusi, dan tumbuh bersama dalam semangat keislaman dan keindonesiaan.

Sebagai Ketua HMI Koordinator Komisariat UIN Sunan Kalijaga periode 2015–2016, M. Adil Muktafa tidak hanya fokus pada kegiatan formal kelembagaan. Ia memimpin organisasi dengan gagasan yang kuat dan keberanian mengambil terobosan. Bersama timnya, ia merancang langkah strategis yang menjadikan HMI semakin dekat dengan mahasiswa di berbagai fakultas.

Hasilnya, lahirlah dua komisariat baru, yaitu Komisariat Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora (FISHUM) – Saintek dan Komisariat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI). Dua komisariat tersebut menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk mengenal HMI sekaligus membentuk ruang kaderisasi yang inklusif dan terbuka.

Namun, terobosan paling besar dan penuh makna dari M. Adil Muktafa adalah lahirnya Korps HMI-Wati (Kohati) UIN Sunan Kalijaga dan dihidupkannya kembali Sekretariat “Rumah Kita”. Dengan gagasan ini, Adil ingin memastikan seluruh kader perempuan HMI memiliki ruang aman untuk berproses dan mengembangkan potensi tanpa merasa tersisih.

Menurut Adil, “Rumah Kita” bukan sekadar sekretariat, tapi simbol bahwa HMI adalah rumah besar bagi semua kader, tanpa membedakan gender ataupun latar belakang. Ia ingin agar setiap kader merasakan bahwa HMI adalah tempat pulang sekaligus tempat bertumbuh.

Bagi M. Adil Muktafa, kepemimpinan bukan sekadar jabatan organisatoris, tetapi tanggung jawab dalam merawat cita-cita besar HMI. Setiap program yang digagas tidak hanya dijalankan sesaat, tetapi harus meninggalkan jejak jangka panjang demi keberlanjutan kaderisasi di masa depan.

Kini, jejak kepemimpinan M. Adil Muktafa masih nyata terlihat. Komisariat yang ia dirikan tetap aktif melakukan kaderisasi, Kohati UIN Sunan Kalijaga terus berkembang menjadi ruang penguatan kapasitas kader perempuan, dan Sekretariat “Rumah Kita” masih menjadi pusat penggerak semangat kebersamaan.

Perjalanan itu menjadi bukti bahwa gagasan yang kuat, kolaborasi yang kokoh, dan kepemimpinan yang berorientasi pada masa depan mampu melahirkan perubahan nyata dalam organisasi. Itulah yang menjadi kekuatan personal branding M. Adil Muktafa sebagai sosok yang merangkai jejak dan membangun rumah untuk semua kader.

Dengan karakter kepemimpinan yang visioner dan inklusif, M. Adil Muktafa terus menginspirasi generasi muda untuk berani menghadirkan perubahan melalui aksi nyata. Ia menunjukkan bahwa mimpi besar akan terwujud bila dibarengi tekad, konsistensi, dan semangat kebersamaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *