Prabowo Sindir Tagar ‘Indonesia Gelap’ dan ‘Kabur Aja Dulu’: Masa Depan Indonesia Cerah

Prabowo Sindir Tagar ‘Indonesia Gelap’ dan ‘Kabur Aja Dulu’: Masa Depan Indonesia Cerah

Solo, 21 Juli 2025 — Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sindiran tajam terhadap sejumlah tagar yang belakangan ramai di media sosial, seperti #IndonesiaGelap dan #KaburAjaDulu. Menurutnya, gerakan tersebut menyebarkan narasi pesimisme yang tidak mencerminkan kondisi sebenarnya dari bangsa Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menutup Kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah, pada Minggu (20/07/2025).

Dalam pidato yang disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi PSI, Prabowo menekankan bahwa Indonesia memiliki masa depan yang cerah, jauh dari gambaran suram yang digaungkan oleh sejumlah pihak.

“Indonesia gelap, kabur aja deh (dulu), kabur aja elu. Memangnya gampang elu hidup di luar negeri? Elu dikejar-kejar,” ujar Prabowo di hadapan para kader PSI.

Dalam pidatonya, Prabowo juga menuding bahwa gerakan tersebut tidak berdiri sendiri. Ia menyebut adanya aktor-aktor tertentu yang mendalangi aksi-aksi dan kampanye pesimisme tersebut, termasuk dengan memanfaatkan teknologi, media sosial, hingga menyewa pakar untuk memengaruhi opini publik.

Bahkan, Presiden secara tegas menuding bahwa aksi-aksi tersebut turut dibiayai oleh para koruptor.

“Koruptor-koruptor yang biayai demo-demo itu. Indonesia Gelap? Sorry, ya. Indonesia cerah. Masa depan Indonesia cerah,” tegasnya.

Pidato Presiden Prabowo ini mendapat beragam tanggapan dari publik dan analis politik. Beberapa pihak menilai bahwa pernyataan tersebut menunjukkan sikap tegas Presiden dalam menghadapi narasi negatif, sementara yang lain mempertanyakan dasar tudingan terhadap pihak-pihak yang disebut mendalangi aksi demonstrasi.

Kongres PSI 2025 di Solo menjadi ajang konsolidasi politik penting di tengah dinamika sosial-politik nasional, termasuk meningkatnya ekspresi masyarakat melalui media sosial. Pidato Presiden Prabowo tersebut dinilai menjadi sinyal bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam terhadap upaya-upaya yang dinilainya dapat merusak optimisme dan semangat kebangsaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *