Batang, – Tim 7 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Diponegoro yang tengah melaksanakan program Iptek Desa Binaan mengadakan kegiatan sosialisasi tentang pemilahan dan pengelolaan sampah di Sekolah Dasar Negeri Tersono, Kecamatan Tersono, Kabupaten Batang. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, (18/07/20025) dan diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 2 hingga kelas 6.
Kegiatan sosialisasi yang bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini ini disambut dengan sangat antusias oleh guru dan murid. PLT Kepala Sekolah SD Negeri Tersono, Ibu Aisah, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap inisiatif mahasiswa KKN Undip. Ia menyebutkan bahwa pendidikan tentang pengelolaan sampah sebaiknya diberikan sejak anak-anak berada di bangku sekolah dasar.
“Semoga dengan adanya kegiatan ini anak-anak dapat mengerti perbedaan sampah organik dan non-organik. Harapannya, setelah kegiatan ini mereka bisa menerapkan pemilahan sampah dalam kehidupan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah,” ujar Ibu Aisah dalam sambutannya.
Selain penyampaian materi sosialisasi, Tim KKN-T Undip juga mengajak siswa untuk terlibat langsung dalam kegiatan pengolahan sampah menjadi prakarya. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas serta memberikan pemahaman bahwa sampah anorganik bisa dimanfaatkan kembali menjadi barang yang berguna.
Anak-anak terlihat antusias saat membuat berbagai macam prakarya dari bahan bekas, seperti mobil-mobilan dari botol plastik, gantungan kunci dari gelas plastik, serta tempat pensil dari kombinasi botol bekas dan sedotan. Proses pembuatan prakarya ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga memberikan nilai edukatif terkait daur ulang.
Untuk memperkuat dampak kegiatan, tim KKN juga menunjuk dua orang siswa dari tiap kelas sebagai Duta Kebersihan. Mereka akan bertugas memantau dan mendorong praktik pemilahan sampah di lingkungan kelas masing-masing. Dengan cara ini, semangat menjaga kebersihan dan memilah sampah dapat terus terjaga meskipun kegiatan sosialisasi telah berakhir.
Program ini merupakan bagian dari strategi mahasiswa KKN Undip dalam mendekatkan edukasi lingkungan kepada lapisan masyarakat paling dasar, yakni anak-anak. Dengan pendekatan yang menyenangkan dan langsung menyentuh aktivitas mereka, diharapkan pesan lingkungan dapat lebih mudah diterima dan dipraktikkan.

Mahasiswa KKN menyadari bahwa anak-anak memiliki peran penting dalam rantai rumah tangga. Dengan memberikan pemahaman sejak usia dini, perubahan kebiasaan dalam keluarga pun dapat terjadi. Anak-anak bisa menjadi agen perubahan yang mendorong orang tua dan anggota keluarga lainnya untuk turut memilah sampah.
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program utama Tim 7 KKN Undip dalam mengkampanyekan pengelolaan sampah berbasis rumah tangga dan sekolah sebagai titik awal. Sosialisasi di SD Negeri Tersono menjadi bentuk nyata dari sinergi antara dunia pendidikan dan pemberdayaan masyarakat melalui program KKN.
Dengan terlaksananya program ini, mahasiswa KKN Undip berharap dapat meninggalkan warisan positif berupa kebiasaan baik dalam menjaga lingkungan. Edukasi kecil yang diberikan hari ini diyakini akan menjadi langkah besar bagi terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap pengelolaan sampah dan kelestarian lingkungan di masa depan.

